Senin, 31 Oktober 2016

cerpen sahabat



SAHABAT

Assalamualaikum wr.wb
Hai! Perkenalkan namaku Nadia putri salsa,aku biasa di panggil nadia aku lahir di jakarta , 24 oktober 2003. Aku mau bercerita tentang persahabatan. Aku berharap kalian suka cerita ini.
Aku bersekolah di smp muslimah boarding school,disana aku mempunyai teman dekat yang bernama Khalista ,salsa ,fani ,dzikra. Pertamanya aku pikir mereka anak yang baik ,setia ,bisa menjadi sahabat yang baik dan ternyata yang aku pikirkan itu salah ,yang setia hanya dzikra dan lala ,setelah aku melihat mereka lebih dalam ternyata mereka tidak seperti yang kupikirkan ternyata mereka hanya memanfaatkan aku saja ,kalian penasaran baca selengkapnya. 

“Nadia kita buat nama persahabatan ini SSYSB aja yuk” tanya khalista
“ apa itu SSYSB” tanyaku
“ sahabat sejati yang selalu bersama “ jawab khalista
Nadia  : bagus juga tuh tapi kamu yakin kan kalo persahabatan kita ini gak akan              terpisahkan untuk selama lamanya
Khalista : tentu saja yakin kita kan tidak akan pernah bisa terpisahkan
Nadia     : tapi kita harus minta persetujuan Salsa ,Dzikra dan Fani dulu dong
Khalista : oke nanti aku tanya kan
2 bulan persahabatan SSYSB masih berjalan dengan baik ,ketika bulan ketiga Fani mulai tidak menyukai teman dekatnya dari TK bersahabat lebih dekat denganku. Aku merasa tidak enak dengan Fani dan aku tidak mau persahabatan mereka rusak ,semenjak Fani tidak suka denganku tiba tiba persahabatan kita hancur dan kita berlima saling bermusuhan ,dan aku tau mereka berempat membicarakanku di belakang dan ketika itu aku berkata dengan Dzikra “aku tidak mau menghancurkan persahabatan kalian, kalau memang mau kalian` aku pisah dari kalian aku siap karena aku tau kalian semua itu selalu membicaraiku dari belakang” dan dari situ Dzikra memberitahu ke Fani ,Khalista ,Salsa.ketika mereka sudah tau kalau aku mengetahui kalau mereka membicaraiku dari belakang mereka semua membenciku. Disitu aku menangis kenapa orang yang sudah kupercayai untuk menjadi sahabat yang baik ini menjadi seorang yang pengkhianat ,apa kesalahanku?
Aku disitu mulai mencari tau kenapa mereka seperti itu dan ternyata ketika aku lewat depan kelas mereka berempat ada di kelas dan aku memasuki aula ,aku mendengar mereka membicaraiku
Salsa   : kita berhasil membuat Nadia menderita ,kita bisa melukai hati Nadia
Dzikra : tapi kasian Nadia ,Nadia itu menganggap kita sahabat baik loh tapi ternyata kita hanya ingin memanfaatkan Nadia.
Fani   : kenapa harus kasian kita kan sahabat dari tk jadi kita gak bisa bertambah anggota sahabat ini lagi dong
Salsa   : tapi memang kasian sih ,tapi sudahlah biarkan saja
Di aula aku menangis dan aku langsung pergi ke kamar mandi, aku ke taman aku menenangkan diri di situ. Aku sekarang tau mereka itu bukan teman yang baik tapi mereka itu adalah penghianat. Aku menyesal menganggap mereka sahabat yang baik .ternyata selama ini mereka hanya pura pura berteman baik dengan aku. bagiku hanya lala yang setia denganku, Lala tidak mau ikut campur dengan fani dzikra salsa. Sekarang aku selalu bermain dengan Lala dan aku tidak pernah mau bermain lagi dengan fani,Dzikra,Salsa. Aku merasa tidak nyaman ada keberadaan mereka di sekolah ini rasanya aku ingin sekali pindah dari sekolah ini tapi aku berusaha untuk bertahan di sini karna kenangan kenangan indah dan buruk ada di sekolah ini semua. Saat pulang sekolah aku dan lala main ke taman di area pondok, tiba tiba ada ayu memberi kan selembar kertas yang ada tulisan,ternyata pesan itu isinya dari Dzikra “ aku minta maaf ,aku tidak bermaksud untuk membuatmu seperti ini, ini hanya suruhan Salsa,Fani,Khalista. Percayalah!,sungguh aku tidak bermaksud pura pura bersahabat denganmu,aku setia menjadi sahabatmu tapi aku harus mengikuti kata kata khalista dan salsa karna mereka sahabatku dari tk , kalau kamu mau kita ketemuan di tempat biasa kita ngobrol mau gak ?,aku sudah menunggumu di sana . Akhirnya aku dan lala pergi ke tempat biasa kita duduk, disana sudah ada Dzikra
Nadia : ada apa dzik kamu mengajakku kesini
Dzikra : aku mau minta maaf sama kamu karna akku sudah bersikap seperti ini dengan kamu
Nadia : bukannya kamu sudah temasuk geng persahabatan kamu ya ! ,yang ingin membuat aku gak betah dan gak punya temen ya kan!
Dzikra : tidak seperti itu Nad, aku inikan sahabat ...... ( pembicaraan ini di potong dengan Nadia )
Nadia : sudah cukup  kalian sudah melukai hati aku dan sekarang kalian puas kan,aku disini hanya berteman dengan lala
Dzikra : aku masih ingin bersahabat dengan kamu kok nad
Nadia : kamu pembohong
Dzikra : maaf kemarin aku bersikap seperti itu dengan kamu,aku minta maaf dan aku harap kamu memaafkan aku, mungkin sebentar lagi kamu akan seneng karna aku sebentar lagi akan pindah ke bandung
Nadia : kamu mau pindah, hhh silahkan saja kamu pindah aku tidak peduli lagi dengan kamu
Dzikra : aku harap kamu masih bisa menjadikan diriku ini sahabat yang baik
Nadia : ( aku sangat merasa bersalah, aku ingin bertanya kenapa kamu pindah tapi aku malu karna aku sdah bersifat yang tidak baik, aku tidak mau ditinggal salah satu sahabatku walau mereka sudah menyakiti hatiku )
Dzikra : sudah ya Nadia aku ingin beres beres untuk kepergianku
Setelah aku bertemu dengan Nadia aku menangis dan aku menulis di buku diary
“ Dear Diary “
Hari ini aku sedih banget aku sama sekali gak mau ditinggal sama satu sahabatku yang bernama Dzikra walupun dia sudah tidak bersifat baik denganku, rasanya hati ini sangat sakit, aku malu ingin ngomong dengan dia kenapa Dzikra ingin pergi meninggalkan aku , apa Dzikra pergi karena diriku yang tidak berperilaku baik dengan dia. Maafkan aku Dzik aku sangat tidak bermaksud aku tidak mau di tinggal sama kamu.
Setelah aku menulis diary,tiba tiba Dzikra mendatangi ku dan berkata kenapa kamu menangis,sudah jangan menangis nanti cantik nya ilang loh
Nadia : menangis , aku tidak menangis kok untuk apa aku menangis tidak ada guna,ini tadi hanya kelilipan aja kok
Dzikra : sudah lah aku tau kok kamu abis nulis diary kan, aku tau pasti kamu sedih aku mau pindah
Nadia : apaan sih
Dzikra : oh iya ini ada kalung untuk kamu menandai persahabatan kita (kalung bernama DN forever ) jangan sampai hlang ya kalo kamu kangen dengan ku buka aja love itu di situ ada foto aku dan di kalung aku ada foto kamu J
Nadia : makasih ya dzik ,dan aku mau minta maaf aku sudah bersikap tidak baik denganmu,aku akan menjaga kalung ini dengan baik.
Dzikra : tidak apa apaa itu juga salahku , kita kan sahabat sejati yang gak bisa dilupakan untuk selama lamanya
Nadia : kamu kenapa pindah dari sini ( sambil menangis )
Dzikra : bapak ibu ku akan pindah kerja dan aku harus ikut ke bandung dan aku tidak bisa membantah perintah orang tua ku
Nadia : kamu harus janji kalo kamu dapet sahabat baru disana kamu gak boleh ngelupain aku
Dzikra : iya aku janji
Dan akhirnya persahabatan nd bersatu lagi
Nadia gembira karna persahabatannya dengan dzikra tidak rusak lagi tetapi dia belum cukup gembira karna fani salsa dan khalista belum menyukainya.
Aku selalu berusaha untuk mendekati khalista dan salsa ( aku tidak mau ssysb hancur ) aku harus berusaha . tetapi aku bingung harus dengan apa aku mendekati mereka karna mereka sudah terlalu benci denganku,sepertinya kebencian mereka tidak bisa terhapus sampai kapanpun. Setiap aku melihat mereka pasti saja mereka balik menatapku dengan tatapan sinis, aku selalu menanyakan kediriku sendiri, kenapa sih mereka selalu aja seperti itu padahal aku merasa baik baik saja dengan mereka , apa salahku???? ( sambil mengintrofasikan diri ) firasatku yang tidak suka denganku Fani dan Salsa(masih firasat),kalo khalista masih mau ngobrol dengan ku walaupun tidak terlalu dekat. Sebentar lagi Dzikra pindah anggota ssysb berkurang dan aku hanya punya kamu la ,kata Nadia ke Lala. Enggak lah nad kamu masih bisa berteman dengan khalista dan salsa . Ternyata perkataan Lala itu benar . Dan pada akhirnya sedikit demi sedikit persahabatan SSYSB bersatu kembali .....

Ketika semester dua SSYSB bergabung kembali dengan baikk
SEKIAN TERIMA KASIH





Tidak ada komentar:

Posting Komentar