Senin, 31 Oktober 2016

puisi ibu dan bapak




Ibu dan bapak tercinta

Image result for kartun keluarga muslim




 Kasihmu..... sayangmu... selalu kau berikan untukku
Kau banting tulang...kau peras keringatmu
Semuanya kau berikan untukku..
Kau selalu tersenyum kepadaku
Meski keadaanmu sangat lelah
Kau tak pernah meminta balasan dariku
Remuk hati ini melihat semua perjuanganmu...
Semua perjuanganmu kau keluarkan untuk diriku
Terimakasih.. engkau telah mempertaruhkan nyawamu untuk diriku
Maafkanku..karna ku tak bisa membalas perjuanganmu ini
ibu...ayah....Terimakasih atas semua perjuanganmu
Semoga kita selalu bahagia bersama
semoga kelak kita akan selalu bersama di dunia dan di syurga





cerpen sahabat



SAHABAT

Assalamualaikum wr.wb
Hai! Perkenalkan namaku Nadia putri salsa,aku biasa di panggil nadia aku lahir di jakarta , 24 oktober 2003. Aku mau bercerita tentang persahabatan. Aku berharap kalian suka cerita ini.
Aku bersekolah di smp muslimah boarding school,disana aku mempunyai teman dekat yang bernama Khalista ,salsa ,fani ,dzikra. Pertamanya aku pikir mereka anak yang baik ,setia ,bisa menjadi sahabat yang baik dan ternyata yang aku pikirkan itu salah ,yang setia hanya dzikra dan lala ,setelah aku melihat mereka lebih dalam ternyata mereka tidak seperti yang kupikirkan ternyata mereka hanya memanfaatkan aku saja ,kalian penasaran baca selengkapnya. 

“Nadia kita buat nama persahabatan ini SSYSB aja yuk” tanya khalista
“ apa itu SSYSB” tanyaku
“ sahabat sejati yang selalu bersama “ jawab khalista
Nadia  : bagus juga tuh tapi kamu yakin kan kalo persahabatan kita ini gak akan              terpisahkan untuk selama lamanya
Khalista : tentu saja yakin kita kan tidak akan pernah bisa terpisahkan
Nadia     : tapi kita harus minta persetujuan Salsa ,Dzikra dan Fani dulu dong
Khalista : oke nanti aku tanya kan
2 bulan persahabatan SSYSB masih berjalan dengan baik ,ketika bulan ketiga Fani mulai tidak menyukai teman dekatnya dari TK bersahabat lebih dekat denganku. Aku merasa tidak enak dengan Fani dan aku tidak mau persahabatan mereka rusak ,semenjak Fani tidak suka denganku tiba tiba persahabatan kita hancur dan kita berlima saling bermusuhan ,dan aku tau mereka berempat membicarakanku di belakang dan ketika itu aku berkata dengan Dzikra “aku tidak mau menghancurkan persahabatan kalian, kalau memang mau kalian` aku pisah dari kalian aku siap karena aku tau kalian semua itu selalu membicaraiku dari belakang” dan dari situ Dzikra memberitahu ke Fani ,Khalista ,Salsa.ketika mereka sudah tau kalau aku mengetahui kalau mereka membicaraiku dari belakang mereka semua membenciku. Disitu aku menangis kenapa orang yang sudah kupercayai untuk menjadi sahabat yang baik ini menjadi seorang yang pengkhianat ,apa kesalahanku?
Aku disitu mulai mencari tau kenapa mereka seperti itu dan ternyata ketika aku lewat depan kelas mereka berempat ada di kelas dan aku memasuki aula ,aku mendengar mereka membicaraiku
Salsa   : kita berhasil membuat Nadia menderita ,kita bisa melukai hati Nadia
Dzikra : tapi kasian Nadia ,Nadia itu menganggap kita sahabat baik loh tapi ternyata kita hanya ingin memanfaatkan Nadia.
Fani   : kenapa harus kasian kita kan sahabat dari tk jadi kita gak bisa bertambah anggota sahabat ini lagi dong
Salsa   : tapi memang kasian sih ,tapi sudahlah biarkan saja
Di aula aku menangis dan aku langsung pergi ke kamar mandi, aku ke taman aku menenangkan diri di situ. Aku sekarang tau mereka itu bukan teman yang baik tapi mereka itu adalah penghianat. Aku menyesal menganggap mereka sahabat yang baik .ternyata selama ini mereka hanya pura pura berteman baik dengan aku. bagiku hanya lala yang setia denganku, Lala tidak mau ikut campur dengan fani dzikra salsa. Sekarang aku selalu bermain dengan Lala dan aku tidak pernah mau bermain lagi dengan fani,Dzikra,Salsa. Aku merasa tidak nyaman ada keberadaan mereka di sekolah ini rasanya aku ingin sekali pindah dari sekolah ini tapi aku berusaha untuk bertahan di sini karna kenangan kenangan indah dan buruk ada di sekolah ini semua. Saat pulang sekolah aku dan lala main ke taman di area pondok, tiba tiba ada ayu memberi kan selembar kertas yang ada tulisan,ternyata pesan itu isinya dari Dzikra “ aku minta maaf ,aku tidak bermaksud untuk membuatmu seperti ini, ini hanya suruhan Salsa,Fani,Khalista. Percayalah!,sungguh aku tidak bermaksud pura pura bersahabat denganmu,aku setia menjadi sahabatmu tapi aku harus mengikuti kata kata khalista dan salsa karna mereka sahabatku dari tk , kalau kamu mau kita ketemuan di tempat biasa kita ngobrol mau gak ?,aku sudah menunggumu di sana . Akhirnya aku dan lala pergi ke tempat biasa kita duduk, disana sudah ada Dzikra
Nadia : ada apa dzik kamu mengajakku kesini
Dzikra : aku mau minta maaf sama kamu karna akku sudah bersikap seperti ini dengan kamu
Nadia : bukannya kamu sudah temasuk geng persahabatan kamu ya ! ,yang ingin membuat aku gak betah dan gak punya temen ya kan!
Dzikra : tidak seperti itu Nad, aku inikan sahabat ...... ( pembicaraan ini di potong dengan Nadia )
Nadia : sudah cukup  kalian sudah melukai hati aku dan sekarang kalian puas kan,aku disini hanya berteman dengan lala
Dzikra : aku masih ingin bersahabat dengan kamu kok nad
Nadia : kamu pembohong
Dzikra : maaf kemarin aku bersikap seperti itu dengan kamu,aku minta maaf dan aku harap kamu memaafkan aku, mungkin sebentar lagi kamu akan seneng karna aku sebentar lagi akan pindah ke bandung
Nadia : kamu mau pindah, hhh silahkan saja kamu pindah aku tidak peduli lagi dengan kamu
Dzikra : aku harap kamu masih bisa menjadikan diriku ini sahabat yang baik
Nadia : ( aku sangat merasa bersalah, aku ingin bertanya kenapa kamu pindah tapi aku malu karna aku sdah bersifat yang tidak baik, aku tidak mau ditinggal salah satu sahabatku walau mereka sudah menyakiti hatiku )
Dzikra : sudah ya Nadia aku ingin beres beres untuk kepergianku
Setelah aku bertemu dengan Nadia aku menangis dan aku menulis di buku diary
“ Dear Diary “
Hari ini aku sedih banget aku sama sekali gak mau ditinggal sama satu sahabatku yang bernama Dzikra walupun dia sudah tidak bersifat baik denganku, rasanya hati ini sangat sakit, aku malu ingin ngomong dengan dia kenapa Dzikra ingin pergi meninggalkan aku , apa Dzikra pergi karena diriku yang tidak berperilaku baik dengan dia. Maafkan aku Dzik aku sangat tidak bermaksud aku tidak mau di tinggal sama kamu.
Setelah aku menulis diary,tiba tiba Dzikra mendatangi ku dan berkata kenapa kamu menangis,sudah jangan menangis nanti cantik nya ilang loh
Nadia : menangis , aku tidak menangis kok untuk apa aku menangis tidak ada guna,ini tadi hanya kelilipan aja kok
Dzikra : sudah lah aku tau kok kamu abis nulis diary kan, aku tau pasti kamu sedih aku mau pindah
Nadia : apaan sih
Dzikra : oh iya ini ada kalung untuk kamu menandai persahabatan kita (kalung bernama DN forever ) jangan sampai hlang ya kalo kamu kangen dengan ku buka aja love itu di situ ada foto aku dan di kalung aku ada foto kamu J
Nadia : makasih ya dzik ,dan aku mau minta maaf aku sudah bersikap tidak baik denganmu,aku akan menjaga kalung ini dengan baik.
Dzikra : tidak apa apaa itu juga salahku , kita kan sahabat sejati yang gak bisa dilupakan untuk selama lamanya
Nadia : kamu kenapa pindah dari sini ( sambil menangis )
Dzikra : bapak ibu ku akan pindah kerja dan aku harus ikut ke bandung dan aku tidak bisa membantah perintah orang tua ku
Nadia : kamu harus janji kalo kamu dapet sahabat baru disana kamu gak boleh ngelupain aku
Dzikra : iya aku janji
Dan akhirnya persahabatan nd bersatu lagi
Nadia gembira karna persahabatannya dengan dzikra tidak rusak lagi tetapi dia belum cukup gembira karna fani salsa dan khalista belum menyukainya.
Aku selalu berusaha untuk mendekati khalista dan salsa ( aku tidak mau ssysb hancur ) aku harus berusaha . tetapi aku bingung harus dengan apa aku mendekati mereka karna mereka sudah terlalu benci denganku,sepertinya kebencian mereka tidak bisa terhapus sampai kapanpun. Setiap aku melihat mereka pasti saja mereka balik menatapku dengan tatapan sinis, aku selalu menanyakan kediriku sendiri, kenapa sih mereka selalu aja seperti itu padahal aku merasa baik baik saja dengan mereka , apa salahku???? ( sambil mengintrofasikan diri ) firasatku yang tidak suka denganku Fani dan Salsa(masih firasat),kalo khalista masih mau ngobrol dengan ku walaupun tidak terlalu dekat. Sebentar lagi Dzikra pindah anggota ssysb berkurang dan aku hanya punya kamu la ,kata Nadia ke Lala. Enggak lah nad kamu masih bisa berteman dengan khalista dan salsa . Ternyata perkataan Lala itu benar . Dan pada akhirnya sedikit demi sedikit persahabatan SSYSB bersatu kembali .....

Ketika semester dua SSYSB bergabung kembali dengan baikk
SEKIAN TERIMA KASIH





cerpen hidayah




hidayahku
 

Namaku Namira Sandra, aku mempunyai kisah yang aku alami sendiri, disini aku akan berbagi kisah itu.
Semua manusia pasti pernah mengalaminya, sama seperti diriku. Mencintai laki - laki itu sudah sewajarnya, aku pernah mengalaminya, aku menyukai seorang ikhwan yang bernama Nanda. Aku menyukai anak pondok tetapi aku sendiri masih jahiliyah.
Aku merasa malu kepadanya, aku ingin berubah tetapi itu sangatlah susah. Aku sangat mencintainya tetapi aku tak tahu dia mencintaiku atau tidak.
Dulu aku dengannya satu sekolah, dulu aku dengannya sangat dekat dan kedekatan itu membuat aku menyukainya. Laki-laki yang sangat baik, tampan siapa yang tak mau dengan laki-laki seperti itu. Setelah lulus sd dia masuk sebuah pondok yang sangat bagus dan sedangkan diriku hanya masuk sebuah smp yang masih Jahiliyah.
Ketika Nanda pulang dari pondoknya aku langsung mengirim pesan kepadanya, pertamanya aku basa basi dengannya, dan untungnya dia meladeniku dia membalas semua pertanyaanku, tetapi ketika aku bertanya tentang cewe dia tidak mau menjawab, aku hanya berfikir apa karena dia sudah di pondok jadi dia tidak mau berpacaran atau yang lain sebagainya. Ketika itu aku bertanya kepadanya,
”kenapa kamu ketika aku tanya tentang seorang wanita kamu tidak mau menjawab?” dan dia membalas
“karna aku ingin menjaga hafalanku dan berpacaran itu dalam islam tidak diperbolehkan.”
Aku sangat terkejut dengan kata kata itu. Dan aku bertanya satu kali lagi “apakah kamu pernah menyukai seseorang wanita?” dia menjawab,
“ya aku pernah menyukai seseorang karena menyukai seseorang itu wajar tetapi hal itu tidak diperbolehkan sampai berlebihan”
ternyata dia pernah menyukai seorang wanita , tetapi aku berfikir tentu saja wanita itu bukan diriku, tidak mungkin laki-laki seperti dia mau menyukai wanita sepertiku pasti dia menyukai wanita yang sholehah, baik, rajin sholat tidak seperti diriku yang hanya belajar pelajaran jahiliyah. Dan ketika itu aku sangat ingin berubah dan aku minta kepada umi untuk memasukanku ke pondok
“umi aku ingin masuk pondok, aku tidak mau bersekolah ditempat yang jahiliyah”
Ketika itu umi terkejut dengan perkataanku ini, tidak biasanya aku mengatakan kata kata ini.
“baiklah kalau itu mau kamu, umi akan masukan kamu kepondok”.
“terimakasih umi..”
Aku sangat bahagia, tetapi aku melakukan ini untuk laki-laki yang aku cintai dan orang tuaku bukan untuk yang lain.
Aku sangat bahagia, ketika keesokan harinya ibuku meminta surat perizinan keluar dari smp itu, dan umi sudah mendapat kertas perizinan itu.
Aku sudah diterima di pondok yang bernama pesanten Ar-raudah. Aku sangat bahagia karena diriku bisa masuk ke sebuah pondok walaupun aku belum merasakan pondok itu.
Tanggal 23 agustus aku masuk kepondok, pertama yang aku rasakan memang tidak betah tetapi setelah aku dekat dengan ustadzah yang ada disana aku mulai betah.
Banyak soal yang aku pertanyakan kepad=a ustadzah, ya pertanyaanku menyangkut pelajaran islam. yang pertama aku tanyakan kepada ustadzah adalah tentang pacaran.
“ustadzah apasih hukumnya pacaran.”tanyaku
“dalam islam pacaran itu tidak diperbolehkan fit”jawabnya
“owh.. jadi begitu ya dzah, sebenarnya nyatain cinta itu boleh gak sih dzah”tanyaku lagi
“jadi lebih baik tidak kita beri tahu siapa siapa, karena jika tidak kita beri tahu siapa siapa sampai kita meninggal dunia dan hanya allah yang tahu kita akan mendapat pahala yang sangat besar, karena kita telah memendam rasa cinta kita kepada ikhwan.”jawab ustadzah
“terima kasih ya dzah sekarang aku tahu apa hukum berpacaran.”
“baiklah”
Setelah itu aku masuk kamar dan aku merenungi, aku sekarang sudah tau apaa hukum berpacaran. Ternyata semua yang dikatakan Nanda itu benar.
Malamnya aku bertanya lagi kepada ustadzah
“dzah kita itu boleh gak sih masuk pondok karena orang tua dan untuk laki laki”
“sebenarnya kita itu harus ikhlas kepada allah, kita belajar sedikit demi sedikit untuk ikhlas karena allah, boleh untuk membahagiakan orang tua tetapi kita harus ikhlas karena allah bukan yang lain.”
“dzah jadi selama ini aku sholat, ngaji gak diterima ya?”.
“Kenapa tidak diterima?”.
“Karena aku masuk sini bukan karena allah, tetapi aku masuk sini untuk orang tia dan orang yang aku sayangi”.
“Tidak apa apa itu kan kamu belum tau, tetapi sekarangkan sudah tau hukumnya jadi kita harus belajar sedikit demi sedikit untuk belajar ikhlas karena allah”.
“Owh jadi selama ini yang aku lakukan gak sia sia ya dzah”.
“Tentu tidak”.
“Oke, makasih ya dzah udah memberi ilmu kepada aku”.
Dari situ aku mulai berubah dan sedikit demi sedikit aku ikhlas karena allah. ^_~
Aku ingin sekali melupakan nanda dari pikiranku tetapi itu sangat susah.aku tidak mau yang ada dihatiku ini laki laki itu bukan allah, karena aku tau allah cemburu jika makhluk yang diciptakannya mencintai orang lain dari pada allah.
Aku sangat ingin berubah, sekarang aku mulai mengerti apa itu islam dan hukum hukum yang lainnya .
Tidak seperti aku yang dulu yang hanya tau tentang kejahiliyahan. Sekarang sedikit demi sedikit kejahiliyahan itu aku hilangkan, yang sudah aku hilangkan dari pikiran dan hatiku adalah musik, nonton tv, sosmath. Tetapi ada satu hal yang sangat susah aku lupakan, yaitu mengagumi seorang laki laki.
Aku tahu menyukai seseorang itu wajar tetapi diriku ini tidak wajar karena aku selalu saja memikirkannya.
Memang sangatlah susah melupakan orang yang kita cintai, tetapi hal itu yang harus dihilangkan karena allah akan cemburu kepada hambanya ketika hambanya lebih menyukai orang lain dari pada allah.
Tetapi aku yakin diriku ini bisa menghilangkan satu keburukan itu dengan cara mendekatkan diri kepada allah dengan cara beribadah kepadanya, menghafal Al-Qur’an dan masih banyak lagi.
Didalam hatiku sudah ada tekad untuk melupakan laki laki itu. Dan aku sangat berusaha untuk melupakannya
Sebulan kemudian..
Alhamdulillah aku telah melupakan semua kejahiliyanku dan aku sangat berubah total, aku sekarang lebih alim dan tidak pernah ada pikiran tentang laki laki lagi di hatiku, hanyalah allah yang ada di hatiku.
Aku sangat berharap semua ini akan selalu melekat dihatiku